Monday, 18 February 2013

One afternoon, in the campus bus



okay. so let's just get started.

as a matter of fact, i'm quite pissed off right now.
definitely. http://www.emocutez.com pissed. http://www.emocutez.com OFF! http://www.emocutez.com
untuk deskripsi yang lebih tepat: perasaan saya bercampur aduk antara kesal, sebal (sama aja ya?), marah, geli, daaan sedikit ini-itu yang tidak begitu saya ketahui apa namanya. yang jelas, kondisi jiwa gue amat sangat random dan akhirnya gue putuskan untuk menulis postingan ini.


cerita ini kuberi judul...
Balada Mahasiswi dan Anak (yang-Tidak-Terlalu) Kecil di Bus Kuning Universitas Indonesia
http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com

iye sori judulnya panjang.
bawel ah.
*dijitak pembaca*
(kalau ada)

cerita bermula saat aku sedang dalam perjalanan pulang dari kampus. waktu udah lumayan sore, sekitar pukul setengah enam. tiba-tiba, duduklah seorang anak cowok di sampingku yang emang lagi kosong, karena sebagian besar orang-orang turun di Stasiun UI.

deskripsi anaknya?
hmmmm.... http://www.emocutez.com *mikir*

umurnya mungkin duabelas tahun. not-so-little anymore, tampangnya biasa, ke arah manis. badannya rada-rada chubby berisi gitu. agak-agak mirip personelnya Coboy Junior. siapa sih itu namanya? entahlah, nggak ngikutin Coboy Junior gue.

pokoknya, dia mirip sama anak ini :

tuh, udah aku kasih lingkaran merah kayak buronan...

kemudian terjadilah dialog superrandom antara aku dan dia.
(nggak, nggak, ini bukan cerita romantis, saya nggak selera sama anak esde.)

Anak Mirip Personel Coboy Junior (AMPCJ) : "kak, tolong dong kak..."
gue : "ya? kenapa?"
AMPCJ : "bantu saya, kak... nenek saya kontrakannya belum dibayar..."
gue :  'aduh, kasihan' *dalam hati* "berapa emang?"
AMPCJ : 'seratus lima puluh ribu'

hem. kalau itu uang kontrakan RSSSSSS (rumah sangat sederhana sekali sampai susah selonjor), wajarlah jumlahnya segitu. lagian ini juga daerah deket ibukota. tapi masalahnya adalah... gue bingung mau ngasih berapa. di dompet, terus terang, cuma tinggal ada dua ribuan selembar.

hanya segini harta gue -_-

maka gue buka dompet, gue keluarin itu uang yang tinggal sehelai-helainya dan menjelaskan kepada sang adik dengan tampang sedikit bersalah.

gue : "uang aku juga cuma tinggal segini, dek. maaf ya."

dan tahukah kalian, saudara-saudara?
si AMPCJ justru berkata seperti ini,

"emangnya kakak nggak ada uang gitu di ATM?"


dan reaksi dalam hati gue secara otomatis adalah....
WHAT. THE. FUCK??!!
http://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.com

maksudnya apa?
apa maksudnya semua ini?

was he trying to make me pay all the debts of his grandmother renthouse? lah, selain pada dasarnya saya memang lagi bokek sampai-sampai saldo ATM juga tinggal tigapuluh ribu (yes, I'm that pathetic), mana aku tahu apakah kisah nenek-saya-belum-bayar-kontrakan itu sekadar fiksi atau nggak?


karena pada dasarnya aku ini orang baik, maka aku pun berusaha menjelaskan kepada si AMPCJ mengenai kondisi ketidakmodalanku. yah, maksudku, paling nggak dia ngerti bahwa sebenarnya aku ingin nolong dia.

gue : "di sini nggak semua mahasiswa dari keluarga mampu, dek. aku juga anak beasiswa kok. baru punya uang kalau sudah dikirimi sama sponsornya. kalau belum ya sama saja, harus nunggu. pinter-pinter hemat."

however, unexpectedly his reply was like this...


"kakak itu sebenarnya mampu, tapi nggak mau bantu."

gue : ". . . .." *utterly speechless*


HOLY CRAP ASDFGHJKLMNBVCX
dalam hati aku benar-benar pengin menghantam si AMPCJ sampai terbang ke Jupiter. biar nggak usah pulang lagi ke bumi!
http://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.comhttp://www.emocutez.com


jadi beginikah generasi penerus Indonesia? pengen minta ditolong, tapi begitu orang lain nggak bisa nolong dia lantas dikatain seenak udel? WOW! sumpah keren sekali. sejujurnya ya, i had a slight intention of giving him a thousand rupiahs (out of the thirty thousand rupiahs in my bank account) if he said, "yaudahlah kak, nggak apa-apa dua ribu aja. nanti siapa tahu ada orang lain yang mau bantu."

but since he said all those thing i've mentioned about.
i. don't. give. a. damn.
whatever,.
http://www.emocutez.com *larilari cantik*



**P.S : later on, ketika aku menceritakan kisah ini ke seorang teman, dia berpendapat bahwa curhatan si AMPCJ itu kemungkinan hanyalah karangan belaka. alias fiktif. kalau orang benar-benar membutuhkan uang, dia akan menerima berapapun nominal yang diberikan orang lain kepadanya.

gitu sih kata temen gue.
ah yasudahlah....


pusing mikirin ginian,
z. d. imama

0 Commentary:

Post a Comment

Have you left me any comments? No? Why? Do not hesitate to write down your feedback so I can visit your blog in return!