Friday, 24 February 2017

#WhateverCuisine: When cabbage and meat get a fusion.


Tulisan ini entah sudah berapa lama nyangkut di draft saya nggak sempat dipublikasikan. Akhirnya saya revisi sedikit sebelum diposting. Daripada semakin mengerak. Dia telah berstatus draft lebih lama dari proses move on para netizen, tampaknya. Halah. *Digebukin warga sekampung karena jayus*

Jadi ceritanya begini. Beberapa waktu lalu (somewhere around mid 2016) ketika saya pulang ke rumah, seperti biasa yang saya lakukan adalah menggeledah-geledah kulkas karena hanya di rumah sendiri saya bisa melakukan hobi terpendam: iseng-iseng ngulik di dapur dan bikin makanan aneh-aneh. Modalnya cuma satu, yakni memanfaatkan bahan-bahan yang ada. Kadang juga diada-adain sih, toh supermarket ada di seberang jalan. Sumpah, tinggal nyeberang jalan raya doang sudah nyampe.

Saya tidak tahu masakan ini namanya apa. Mari kita namakan saja dia Meat On Top, supaya keminggris dan kedengaran keren. Padahal sebenarnya saya cuma bingung ketika menemukan sebutir kubis yang bulat sempurna di dalam kulkas. Iseng-iseng menjajal begini-begitu, eh ternyata jatuhnya kok bisa dimakan.

Langsung saja ya saya bagi-bagikan eksperimen ini.

What you need.

- Kubis (yang putih jangan yang ungu), dipotong tipis memanjang seperti pasta.
- Sedikit garam.
- Air bersih secukupnya untuk merebus.
- 1/4 kilogram daging giling/cincang (boleh ayam boleh sapi).
- 2 bawang merah, potong kotak kecil.
- 2 bawang putih, potong halus.
- Beberapa buah cabai, potong halus.
- Satu bungkus saus pasta siap saji rasa barbekyu (itu lho macam La Fonte.. ahahaha!).
- Minyak secukupnya untuk menumis.
Ukuran di atas ini nggak precise, sih. Namanya juga eksperimen jadi saya cuman cemplang-cemplung? *Kabur sebelum didemonstrasi rame-rame.*

What you need to do.

- Pertama-tama, untuk kubisnya kita rebus sebentar dengan cara dimasukkan ke dalam air mendidih yang sudah digarami selama beberapa saat. Sebentar aja, sumpah. 10-15 detik cukup (asal airnya beneran sudah mendidih ya). Jangan sampai lembek pokoknya. Bisa juga di-steam, tapi karena saya agak males ya udah sih.
- Saring dan sisihkan kubisnya. Kita kembali lagi nanti. Eh tapi kalau mau nyiapin kubisnya belakangan juga bisa sih. Toh cepet.
- Panaskan minyak. Persiapkan bawang merah yang tadi sudah dipotong halus lalu tumis. Tambahkan bawang putih lalu tunggu sampai aroma wanginya keluar.


- Setelah bawang merah dan bawang putihnya terlihat sudah mulai berubah warna, masukkan daging giling atau cincang, aduk rata.
- Masak sampai dagingnya menjadi cokelat gelap. Kalau mau masukin potongan cabai halus di tahap ini juga boleh.


- Masukkan saus pasta siap saji. Aduk rata.
- Tutup sebentar panci atau wajan kalian (tapi sisakan sedikit lubang supaya uap bisa keluar) sampai daging giling/cincang yang tadi dimasukkan sedikit lebih empuk.


- Kalau sudah dirasa cukup, angkat.
- Susun kubis di atas piring saji, tuangi dengan saus daging.
- Hias dengan sedikit keju parut.
- MARI MAKAN!

Lebih bisa dimakan daripada yang saya duga.

Sudah. Memang cuma gitu doang.
Tertarik mencoba?

z. d. imama

13 comments:

  1. Kayaknya enak haha. Patut dicoba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin komposisi bahannya bisa disesuaikan sendiri ya. Soalnya yang bikin ini juga cenderung ngasal :)))

      Delete
  2. Ngeliat postingan ini dalam keadaan belum sarapan jadi makin kerasa lapernya 8)))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan mampir ke penjual bubur ayam atau nasi uduk terdekat :)))

      Delete
  3. Iki apik tenanan! Ya idenya, ya fotonya, ya hasilnya. Welldone chef!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Duh saya mah apa atuh, hanya buliran nasi garing yang gogrok di meja makan kok disebut "chef"...

      Delete
  4. Kreatif banget mba. Kubis rasa pasta ini sih namanya :))

    ReplyDelete
  5. Aku jadi tertarik untuk mencobanya. Ehm...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Mbak Kimi yang nyoba saya malah jiper, takut ketahuan betapa ngasalnya diri ini dalam main cemplang-cemplung eksperimen di dapur :)))

      Delete
  6. Wah, menu ini cocok buat mereka yang nggak mau makan karbohidrat. Kalau dari segi ilmu foodcombining, ini mah pas banget. sayuran bertemu protein hewani. Hmmmmm.... enyak

    ReplyDelete
  7. Ima, kalau mau coba lagi, kubisnya abis direbus, dikasih VCO, ademin di kulkas, jadi salad gitu buat appetizer, apalagi makannya di hari panas terik, enyak deh! ;)

    ReplyDelete
  8. Wuidih, sehaaat ini. Foto meat on topnya begitu menggoda. Sayangnya saya termasuk yang kurang bisa makan kubis, diganti nasi enak juga kayaknya, ya? #eh

    ReplyDelete

Have you left me any comments? No? Why? Do not hesitate to write down your feedback so I can visit your blog in return!